Berinvestasi Melalui Kebun Emas

Palembang – Bosan investasi melalui deposito atau kepemilikan surat-surat berharga. Bank BRI Syariah Palembang mengajak mahasiswa, pebisnis dan wirausaha untuk berinvestasi melalui program berkebun emas. Model investasi ini diyakini menjadi trend terbaru perbankan pada 2010.
Kepala Cabang BRI Syariah Sumsel, Yosep Kardinal kepada Sripo mengatakan model investasi ini

termasuk menguntungkan. Lantaran nasabah hanya menyimpan uang dalam bentuk emas selama dua tahun. Nasabah hanya dibebankan biaya sewa simpan. Nilainya pun tergantung lamanya waktu simpan. Pihaknya menyediakan jangka waktu minimal dua tahun hingga enam tahun. “Lama kelamaan kan nilai emas itu akan naik, jadi kita sendiri tidak sadar ada keuntungan bisa

didapatkan. Daripada emas disimpan sia-sia atau dipakai sia-sia,” kata Yosep, Rabu (3/3).
Dikatakannya, model investasi berkebun emas sistemnya sama dengan gadai emas. Misal ada satu nasabah menggadaikan emasnya. Otomatis nasabah itu akan mendapatkan nilai gadai dari bank. Nah nilai inilah, lanjut Yosep, dibelikan kembali emas, lalu digadaikan kembali. “Begitu seterusnya, lama kelamaan jumlah emas yang digadaikan akan bertambah tapi nilainya terus mengecil,inilah yang saya namakan teori berkebun emas,” kata Yosep.

Dengan model simpan dan gadai ini, tentu setiap tahun nilai emas itu akan bertambah. Kalaupun menurun jumlahnya juga cenderung kecil dibandingkan nilai kenaikan. “Jadi kalau berkebun emas, nilai emas yang dia miliki akan bertambah terus. Nasabah hanya dibebankan biaya simpan semata, sewaktu-waktu jika ingin diijual bisa asal waktu ambilnya sesuai dengan perjanjian awal,” kata Yosep.

Untuk sistem gadai emas, Yosep menjelaskan pihaknya memberikan taksiran maksimal 90 persen dari ukuran emas. “Kalau dia ikut program kebun emas, otomatis ukuran emas akan menurun tapi unitnya bertambah. Dikatakan Untung karena modalnya cuma satu unit emas saja bisa membuahkan beragam emas lainnya seperti orang berkebun,” kata Yosep.

Bank BRI Syariah Palembang sudah menerapkan sistem tersebut sejak tiga bulan lalu. Walhasil dalam jangka tiga bulan pihaknya berhasil menghimpun dana hingga Rp 2,2 miliar. “Ada sekitar 50 nasabah aktif dengan rincian 40 persen tergabung dalam gadai dan 60 persen berinvestasi melalui kebun emas,” katanya seraya mengatakan target setahun terhimpun dana hingga Rp 8,5 miliar dengan taksiran Rp 500 juta/bulan.

Seminar kebun emas sendiri dijadwalkan pada 13 Maret mendatang di Hotel Swarna Dwipa Palembang sejak pukul 14.00. “Kita targetkan ada sekitar 200 peserta yang bakal ikut. bagi yang berminat bisa langsung menghubungi kantor BRI Syariah dengan biaya Rp 100 ribu/orang. Peserta mendapat fasilitas seminar kit, sertifikat,” kata Yoseph seraya mengakui kegiatan ini akan diisi narasumber Rully yang merupakan trainer Most Wanted se-Indonesia yang sukses menerapkan keuntungan dengan kebun emas.sripo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: